Label

Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 23 Mei 2011

MANCING DI RAWA PENING

Hari tampak cerah dengan udara sepoi - sepoi disekitar rawa pening,
saat itu tanggal 22 Mei 2011 karena gagal kencan dengan pacar akhirnya aku putuskan buat mancing...
ufh... ternyata asik juga.... walaupun banyak kejadian yang tidak kami inginkan tapi kami sangat menikmatinya.
awalnya sech cman iseng karena jenuh nungguin prahu, aku ambil kail (walesan dalam bahasa jawa) untuk mancing di pinggiran rawa, trus datanglah temanku yang bernama Udin Gaple, karena dia juga maniak mancing akhirnya kami berencana mancing di tengah rawa. langsung saja aku ambil dayung serta menyiapkan alat untuk mancing ikan di rawa pening. walaupun panas matahari sangat menyengat tubuh tapi kami tetep semangat dengan harapan mendapatkan banyak ikan, tapi yang namanya usaha tidak selamanya mulus. udah ganti - ganti tempat beberapa kali tetep saja belum bisa mendapatkan tempat yang dapat menghasilkan banyak ikan. udah kepanasan, laper lagi..... Beruntung dari jarak kejauhan tampak perahu nelayan membawa sebuah bendera yang berdiri tegak di ujung prahu, pertanda prahu itu pemilik orang jualan makan dirawa pening. Alhamdulillahh........... Dengan sergap dan tanggap kami memanggil "Thulidh-thulidh, thulidh-thulid,,,,,,,,,,,,,,,,,," mendengar teriakan kami sang penjual  pun langsung menghampiri kami, langsung ja kami pesen nasi tiga bungkus sekalian untuk cadangan makanan kami beserta macam-macam gorengan dan tidak lupa Teh untuk kembali menyegarkan badan kami yang layu akibat panas terik matahari dan keletihan karena mendayung mencari tempat. Setelah semuanya ditotal ternyata hanya membbutuhkan uang Rp. 15000,- untuk mendapatkan 3 bungkus nasi pake sayur Kacang panjang dengan rica - rica ayam ditambah gorengan 6 dan 2 Es teh..... heran dengan harga murah yang ditawarkan ditengah rawa dengan terik matahari yang sangat menyengat.....
Dengan lahap dan sigap kami berdua langsung menghajar makanan yang barusan kami beli.. Emmmmmm Enak banget.....
Setelah makan Kamipun melanjutkan untuk mancing lagi. Setelah kami kenyang ternyata ikannya malahan laper, kami selesai makan ternyata ikan pun ikan makan umpan yang kami pasangkankan di mata pancing kami. Alhamdulillah, satu persatu ikan pun muai kami dapatkan...
Hari semakin senja tangkapan kamipun mulai banyak......
Nasib na`as malah kembali melanda kita, ketika hendak mengambil ikan yang saya lepas diprahu tmenku malah kepleset, prahu yang kami tumpangipun ikut goyah, karena angin yang cukup besar dan prahu yang agak kecil sedik demi sedikit airpun masuk di prahu yang kami tumpangi, Dengan terpaksa kami berduapun ikut hanyut kedlam air bersama prahu yang kita tumpangi..





Untuk cerita selanjutnya Kapan kapan ja za................
Capek ki ngetik dari tadi.....
kalian cman baca za Enak ae.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar