Label

Cari Blog Ini

Rabu, 25 Mei 2011

Belut

Untuk masyarakat Semarang dan sekitarnya ada kabar gembira buaat kalian semua
untuk yang ingin berbisnis atau mencari pedagang belut daera semarang bisa hubungi 085641026140 dengan saudara Dhony,harga bisa nego dan harga bisa naik turu

Senin, 23 Mei 2011

MANCING DI RAWA PENING

Hari tampak cerah dengan udara sepoi - sepoi disekitar rawa pening,
saat itu tanggal 22 Mei 2011 karena gagal kencan dengan pacar akhirnya aku putuskan buat mancing...
ufh... ternyata asik juga.... walaupun banyak kejadian yang tidak kami inginkan tapi kami sangat menikmatinya.
awalnya sech cman iseng karena jenuh nungguin prahu, aku ambil kail (walesan dalam bahasa jawa) untuk mancing di pinggiran rawa, trus datanglah temanku yang bernama Udin Gaple, karena dia juga maniak mancing akhirnya kami berencana mancing di tengah rawa. langsung saja aku ambil dayung serta menyiapkan alat untuk mancing ikan di rawa pening. walaupun panas matahari sangat menyengat tubuh tapi kami tetep semangat dengan harapan mendapatkan banyak ikan, tapi yang namanya usaha tidak selamanya mulus. udah ganti - ganti tempat beberapa kali tetep saja belum bisa mendapatkan tempat yang dapat menghasilkan banyak ikan. udah kepanasan, laper lagi..... Beruntung dari jarak kejauhan tampak perahu nelayan membawa sebuah bendera yang berdiri tegak di ujung prahu, pertanda prahu itu pemilik orang jualan makan dirawa pening. Alhamdulillahh........... Dengan sergap dan tanggap kami memanggil "Thulidh-thulidh, thulidh-thulid,,,,,,,,,,,,,,,,,," mendengar teriakan kami sang penjual  pun langsung menghampiri kami, langsung ja kami pesen nasi tiga bungkus sekalian untuk cadangan makanan kami beserta macam-macam gorengan dan tidak lupa Teh untuk kembali menyegarkan badan kami yang layu akibat panas terik matahari dan keletihan karena mendayung mencari tempat. Setelah semuanya ditotal ternyata hanya membbutuhkan uang Rp. 15000,- untuk mendapatkan 3 bungkus nasi pake sayur Kacang panjang dengan rica - rica ayam ditambah gorengan 6 dan 2 Es teh..... heran dengan harga murah yang ditawarkan ditengah rawa dengan terik matahari yang sangat menyengat.....
Dengan lahap dan sigap kami berdua langsung menghajar makanan yang barusan kami beli.. Emmmmmm Enak banget.....
Setelah makan Kamipun melanjutkan untuk mancing lagi. Setelah kami kenyang ternyata ikannya malahan laper, kami selesai makan ternyata ikan pun ikan makan umpan yang kami pasangkankan di mata pancing kami. Alhamdulillah, satu persatu ikan pun muai kami dapatkan...
Hari semakin senja tangkapan kamipun mulai banyak......
Nasib na`as malah kembali melanda kita, ketika hendak mengambil ikan yang saya lepas diprahu tmenku malah kepleset, prahu yang kami tumpangipun ikut goyah, karena angin yang cukup besar dan prahu yang agak kecil sedik demi sedikit airpun masuk di prahu yang kami tumpangi, Dengan terpaksa kami berduapun ikut hanyut kedlam air bersama prahu yang kita tumpangi..





Untuk cerita selanjutnya Kapan kapan ja za................
Capek ki ngetik dari tadi.....
kalian cman baca za Enak ae.....

Minggu, 22 Mei 2011

Setia Modal Utama Bercinta

Setia.......
menurut kalian setia itu apa?
pasti jaeaban kalian semua beda - beda.
Atau mungkin tidak ada maknanya orang setia
Menurut gue Setia adalah Suatu sikap atau prilaku dimana kita tidak akan mengkhianati, menduakan bahkan menyelingkuhi pasangan kita......
Tapi jujur orang setia itu susah banget didapete.........
Contoh ja gue nd pacar gue....
Dulu kita sama-sama berkomitmen untuk tidak menduakan satu sama lain.
Tapi yang namanya suatu hubungan pasti ada aja cobaane.....
berjalan hampir 1,5 tahun dia diem-diem mutusin gue gara - gara ada cowok yang mungkin menurut dia lebih baik.
ternyata dia salah, dia malah diselingkuhi ama pacar barunya, mengkin itu pertanda dia hanya diciotakan untuk gue...
kembalilah dia dengan gue, walaupun pertama gue juga merasa sangat dikhianati, tapi gue juga menerima dia kembali, Gue berusah buat mencoba melupakan semua yang telah terjadi dan mulai hidup yang baru.
mungkin ja dia tercipta hanya buat gue....
buat pacar gue yang ikut baca ini, ada pesen buat kamu.
Jangan Selingkuh Agi Za....
Gue juga akan setia sama eloo....
 

 Pesen Wat para pembaca
1. Kalian Semua Hindarilah selingkuh karena itu sangat menyakitkan buat kalian
2. selingkuh itu juga membuat orang jadi hidup g tenang
3. selingkuh bikin rymah tangga bubrah
4. Selingkuh itu tidak menyelesaikan masalah hubungan kalian dengan pasangan kalian


 do not ever cheat


Rabu, 18 Mei 2011

Jumat, 06 Mei 2011

FACEBOOK GUE

http://www.facebook.com/profile.php?id=10000064249
Bila anda ingin tau lebih detail tentang diri saya langsung aja add aku sebagai teman anda...
bukannya sok pengen terkenal tapi hanya ingin memperkenalkan diri saja....
Saya orang yang suka bekerja keras, selalu ingin jadi yang terbaik dari yang terbaik, tetapi tidak menyalahi aturan.....
Sooooooooo......... Add aku

Senin, 02 Mei 2011

PERMAINAN TRADISIONAL JAWA TENGAH

Jenis-jenis permainan tradisional dijawa tengah sangat banyak.
Berikut saya lampirkan beberapa permainan anak-anak jawa tengah.
EGRANG
 
Salah satu jenis permainan tradisional Jawa apa yang dikenal sebagai egrang. Permainan ini mengandaikan pemakai/relasinya lebih tinggi posisinya. Diluar ukuran tinggi manusia. Bahan yang dipakai sebagai egrang adalah bambu, yang dibuat meyerupai tangga, tetapi tangganya hanya satu. Kapan orang memakai egrang kakinya dinaikan di atas satu tangga, atau pustep kalau meminjam istilah sepeda motor, untuk kemudian berjalan. Jadi, pemakai egrang naik diatas bambu yang dibuat sebagai jenis mainan dan kemudian berjalan kaki.

Karena itu, orang yang memakai egrang perlu melewati proses belajar dulu, karena membutuhkan keseimbangan. Kapan keseimbangan tidak terpenuhi orang bisa jatuh dari egrang. Siapapun bisa menggunakan egrang, tidak harus anak-anak, orang dewasapun bisa menggunakannya.

Egrang bentuknya bisa pendek, tetapi bisa pula tinggi. Yang pasti, kapan orang bermain egrang, posisi tubuhnya menjadi jauh lebih tinggi dari tubuh yang sebenarnya. Persis seperti orang berdiri di tangga, atau naik di atas meja.

BENTENGAN
 
Bentengan, adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.

1. Permainan

Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata
benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk enentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.

2. Tawanan

Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi penawan’ dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar enteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya.

3. Taktik

Dalam permainan ini, biasanya masing – masing anggota mempunyai tugas seperti ‘penyerang’, ‘mata – mata, ‘pengganggu’, dan menjaga ‘benteng’. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan berlari dan juga kemampuan strategi yang handal.

TEKONGAN
“Te‭”‬,‭ ‬dibaca layaknya pengucapan‭ “‬tempe‭”‬.‭ ‬Permainan murah meriah—bahkan bisa dikatakan tak perlu mengeluarkan budget khusus‭—‬sekaligus membutuhkan keuletan dari para pemainnya.‭ ‬Selain itu,‭ ‬permainan ini pun melatih daya fisik para pemainnya.‭ ‬Sebab,‭ ‬sepanjang permainan permain harus berlari dan berkelit dengan cepat.‭ ‬Pemain yang mempunyai kemampuan berlari yang‭ “‬Siip‭” ‬sangat diperhitungkan.‭ ‬Permainan ini sudah terwariskan turun temurun di desa saya‭ di ‬Meger,‭ ‬Ceper,‭ ‬Klaten‭, Jawa Tengah, ‬entah sejak kapan.‭ ‬Sistem permaian ini,‭ ‬tidak berbeda jauh dengan aturan permaian petak umpet yang sangat fenomenal di‭ ‬Indonesia.‭ ‬Hanya saja media permainannya yang lain.

‬Pertama,‭ ‬dibutuhkan pemain lebih dari dua orang‭ (‬minimal dua orang‭)‬,‭ ‬tanah lapang,‭ ‬dan pecahan‭ ‬genteng yang disebut dengan‭ ‬wingko—masing-masing pemain mempunyai satu‭ ‬wingko.‭ ‬Selanjutnya,‭ ‬membuat lingkaran di tanah sebagai pusat permainan.‭ ‬Permainan dimulai dengan cara‭ ‬nuju‭ ‬(masing-masing pemain melemparkan‭ ‬wingko ke arah lingkaran dengan jarak tertentu‭)‬,‭ ‬untuk menentukan siapa yang akan menjadi penjaga.‭ ‬Pemain yang‭ ‬wingko-nya jatuh dengan jarak paling jauh dari lingkaran,‭ ‬dialah yang menjadi penjaga.

‬Kedua,‭ ‬saat sudah diperoleh siapa yang menjadi penjaga,‭ ‬sontak pemain lainnya langsung berlari‭ ‬mencari tempat persembunyian sembari penjaga menata‭ ‬wingko secara vertikal‭ (‬ditumpuk‭) ‬tepat di tengah lingkaran.‭ ‬Setelah selesai merapikan‭ ‬wingko yang berserakan,‭ ‬panjaga kemudian mencari pemain lainnya yang telah bersembunyi.‭ ‬Aturannya,‭ ‬bagi penjaga,‭ ‬ketika menemukan pemain yang bersembunyi,‭ ‬dia diwajibkan memekikan kata‭ “‬Tekong‭” ‬dan diikuti nama pemain yang ditemukan.‭ ‬Tidak selesai sampai di situ,‭ ‬penjaga harus menuju lingkaran tempat‭ ‬wingko ditumpuk dan disertai teriakan‭ “‬Gong‭”‬,‭ ‬tanda telah menyentuh lingkaran.

‭Dan proses menuju lingkaran inilah yang menarik,‭ ‬penjaga harus berjibaku,‭ ‬saling sikut,‭ ‬dalam suatu perlombaan lari menuju lingkaran dengan pemain yang di”tekong‭”‬.‭ ‬Sebab,‭ ‬apabila penjaga belum menyentuh lingkaran pemain mempunyai kesempatan untuk meruntuhkan kembali tatanan‭ ‬wingko.‭ ‬Itu artinya penjaga harus menata ulang‭ ‬wingko,‭ ‬dan pemain yang di”tekong”mempunyai kesempatan untuk bersembunyi lagi.‭ ‬Dan pemain lainnya pun boleh meruntuhkan tatanan‭ ‬wingko untuk membebaskan pemain yang tertangkap sekaligus melanggengkan pekerjaan si penjaga.‭ ‬Untuk itu,‭ ‬penjaga harus mengamankan tatanan‭ ‬wingko supaya tidak‭ ‬“dihancurkan‭”‬ pemain lainnya.

‭Dalam suatu permainan,‭ ‬sudah lazim seorang pemain menjadi penjaga‭ “‬abadi‭”‬.‭ ‬Hal ini disebabkan penjaga tidak dapat menemukan semua pemain.‭ ‬Untuk itulah,‭ ‬dibutuhkan kemampuan fisik yang‭ ‬fit,‭ ‬ulet dan lari yang cepat.‭ ‬Dan tidak jarang permainan digelar berkali-kali,‭ ‬dan berhari-hari dengan penjaga yang sama.‭ ‬permainan akan selesai ketika penjaga telah menemukan semua pemain atawa si penjaga ngambek.‭